Monthly Archives: January 2020

Berbagai Jenis Atap Metal

Tidak hanya kelebihan ataupun kekurangan dari atap metal saja yang beragam. Jenis atap metal dan harga atap metal pun juga beraneka ragam. Mau tahu jenis-jenis atap metal apa saja yang sedang booming? Perhatikanlah ulasan tentang beberapa jenis atap metal yang populer karena tampilannya yang sangat menarik dan elegan berikut ini.

Stainless Steel

Atap metal berjenis stainless steel memiliki bobot yang cukup berat. Kendati demikian atap ini tetap memiliki bobot yang lebih ringan dibandingkan atap selain metal. Hal ini tentunya dikarenakan atap metal terkenal akan bobotnya yang lebih ringan.

Walaupun memiliki bobot yang agak lebih berat, namun diantara atap metal lainnya atap metal jenis stainless steel disebut-sebut sebagai atap metal yang memiliki proteksi paling maksimal. Hal tersebut dikarenakan atap ini terbuat dari bahan yang terbuat dari material ultra permanen yang sempurna. Selain itu, karena ketebalannya yang cukup, atap jenis ini juga cocok digunakan untuk atap di daerah yang bersuhu ekstrem.

Standing Steam

Jenis atap metal selanjutnya adalah atap metal standing steam. Atap jenis satu ini, biasanya lebih populer di kalangan perumahan komersil. Hal ini dikarenakan tampilan atap standing steam yang sangat modern. Dengan permukaan garis-garis lurus yang berdampingan serta warna metalik yang berkilauan, semakin meningkatkan tampilan modern atap ini.

Kelebihan lain dari atap standing steam ini adalah pembangunannya menggunakan sistem interlock. Sistem interlock ini merupakan sistem pembangunan rangka atap yang langsung menyatu dengan genteng. Sehingga jika terjadi gempa, atap rumah tidak akan bergerak sedikitpun.

Galvalum Steel

Meskipun sama-sama dilapisi oleh baja metal, namun atap jenis galvalum steel memiliki ketahanan yang lebih kuat serta bentuk yang lebih tebal. Hal tersebut, tentunya diakibatkan dari adanya tambahan lapisan aluminium dan seng. Selain menambah ketebalan dan kekuatan atap penambahan lapisan ini, juga membuat atap galvalum steel terlihat seperti lembaran seng yang direkatkan pada balok gording rangka menggunakan sekrup.

Galvalum steel adalah salah satu jenis atap metal yang cukup populer. Ini disebabkan galvalum steel memiliki banyak warna dan sangat mudah di pasang. Selain itu, kelebihan yang paling populer adalah karena atap metal ini, tidak mudah berkarat.

Ilustrasi kegiatan memasak menggunakan oven

6 Fungsi Convection Oven

Convection oven atau konveksi oven adalah oven terbuka dengan menggunakan kipas angin atau memiliki suhu yang merata di dalamnya. Lalu apa bedanya oven biasa dengan convection oven?  Oven biasa tidak memiliki kipas angin di dalamnya hanya mengandalkan radiasi dari dinding oven saja, tapi convection oven memiliki kipas di dalamnya memastikan suhu yang merata ke semua bagian, agar makanan cepat matang juga merata.

Apa saja keuntungan penggunaaan convection oven dibanding dengan oven konvensional?

  1. Masakan yang matang jadi lebih rata

Kamu menginginkan tekstur seperti apa untuk makanan yang kamu olah? Convection oven bisa mewujudkannya. Misalkan bolu yang soft, kamu tinggal mengatur suhu dan berapa lama waktu memasak. Dengan kipas di dalamnya untuk menyebarkan suhu yang merata ke semua bagian masakan buatan kamu tidak akan cepat gosong.

2. Memasak berbagai makanan

Tidak hanya satu jenis masakan saja loh, dengan convection oven kamu bisa memasak berbagai macam jenis masakan. Memasak roti, pastry, cake, bebek, ayam, dan lain-lain.

3. Menghemat biaya

Menggunakan convection oven bisa membuat memasak kamu jadi lebih praktis. Kamu bisa mengerjakan yang lain sambil memasak. Asal kamu atur waktu memasak yang pas di convection oven, untuk jenis masakan kamu.

4. Rasa masakan stabil

Rasa makanan akan tetap sama. Tidak akan merubah rasa secara drastic.

5. Resiko lebih kecil

Penggunaan convection oven memiliki resiko yang kecil, karena memiliki timer. Daripada menggunakan oven konvensional (oven gas) resiko yang didapat lebih tinggi. Kamu tinggal mengatur timer, saat waktunya sudah habis oven akan mati secara otomatis. Jadi, kamu tidak perlu takut terjadi kebakaran atau hal menyeramkan lainnya.

6. Simple

Biasanya penggunaan oven konvensional dibutuhkan kesabaran menunggu masakan matang. Jika kamu tinggal dan lupa makanan bisa saja gosong atau makanan matang tidak merata. Bahkan bisa gosong. Jika penggunaan oven konvensional kamu harus mengatur waktunya sendiri, memutar balik wadah memanggang dalam oven konvensional yang tentu saja beresiko karena sangat panas.  Convection oven kamu atur timer dan makanan matang merata.